>> MEMBER LOGIN


www.maliqmusic.com
Username Password
Not a member yet? sign in here

ifa blog

CONCERT REPORT :
MAXWELL: MET LIVE BAND EN SUPPORT ACT
(Sunday October 5th @ Heineken Music Hall, Amsterdam NL)

 Me: Hey, I'm coming to Amsterdam next week, anything going on?
Friend: Hmm, I gotta check... *pause* Oh, Maxwell's performing on the 5th...

Kutipan pembicaraan melalui media online diatas akhirnya membawa saya ke Heineken Music Hall, Amsterdam, satu minggu kemudian.

That's when it hit me: I'm going to see Maxwell LIVE in concert!!
MAXWELL!!!! Salah satu singer/songwriter/producer neo-soul yang menjadi "kiblat" saya dan teman-teman di MALIQ & D'ESSENTIALS sejak awal kami "nge-band"; yang mana hampir semua hitsnya kami bawakan selama dua tahun malang-melintang "bergerilya" from cafes to lounges!! Kesempatan ini saya ibaratkan memperoleh jackpot, karena konon Maxwell sangat jarang mengadakan showcase maupun konser diluar Amerika Serikat (hal ini pun iseng-iseng saya kroscek di situs MySpace-nya dan ternyata benar!! Jadwal konsernya diluar AS pada saat itu hanya di Amsterdam).

Konser yang diorganisir oleh All Access Production ini merupakan suatu pengalaman yang unik dan tentunya baru bagi saya. Dengan tiket seharga €42 atau sekitar Rp.560ribu, penonton dapat dengan leluasa memilih untuk "pasang posisi" di areal festival alias berdiri; ataupun menduduki tribun yang terletak di bagian belakang Heineken Music Hall. Bersama enam orang teman, saya tentunya memilih untuk nonton di bagian festival. Refreshment/liquor bar pun disediakan di dalam (sisi kiri dan kanan) stage venue serta di luarnya sehingga penonton dapat menikmati pertunjukkan, while endulging on their favorite beverage!

Walaupun konser sempat mundur selama hampir satu setengah jam (agak melegakan untuk mengetahui bahwa tradisi ngaret konser tidak hanya terjadi di Indonesia) dan mengundang sorakan "boo..." dari penonton, lantunan "The Urban Theme" oleh band (yang terdiri dari seorang drummer, percussionist, guitarist, dan bassist, dua keyboardist, tiga horn players yang sekaligus menjadi male back-up vocals, dan seorang female back-up vocals) sebagai opening kembali membangun antusiasme penonton; dan berhasil membuat saya merinding! Keluarlah sosok Maxwell yang telah membabat habis signature afronya mengenakan two-piece suit abu-abu dan kemeja, menyanyikan "This Woman's Work" sebagai lagu pertama. Berturut-turut kemudian disusul lagu "Lifetime" dan "Get To Know Ya" yang mana ketiganya diambil dari album teranyarnya, "NOW".

"How you doin' Amsterdam? I've missed you and have been wanting to go back... I'm finally here!!" Popularitas Maxwell di Belanda pun sekilas dapat saya tangkap tidak hanya dari suasana konser yang sangat hype, namun juga dari kemampuan sebagian besar crowd untuk ber-sing along terhadap lagu-lagu yang dibawakan. Berikut Maxwell membawakan lagu-lagu dari album keduanya yang berjudul "EMBRYA" seperti "Everwanting: To Want You To Want" dan "I'm You: You Are Me And We Are You". Penyanyi yang merilis album terakhirnya tujuh tahun yang lalu ini akhirnya memperkenalkan dua lagu terbarunya, salah satunya berjudul "Pretty Wings". Lagu-lagu tersebut merupakan preview terhadap forthcoming album barunya yang akan dirilis dalam bentuk trilogi berjudul "BLACK SUMMERS' NIGHT".

Satu hal yang saya tangkap dari seorang Maxwell: ia memiliki kharisma panggung yang begitu tinggi sebagai seorang entertainer/male soloist. Hal ini terlihat dari gerak-geriknya di atas panggung (apakah itu berlari bolak-balik dari tiap sudut panggung, gestures, maupun dance moves yang ia lakukan yang tidak terkesan cheesy) serta kemampuannya untuk membawa mood penonton pada konser tersebut yang dapat dibilang naik-turun - jika dilihat dari repertoir lagu-lagu yang dibawakan. Pada sesi sexy romantic mood, ia membawakan lagu-lagu seperti "For Lovers Only", "Fortunate", dan "...Til The Cops Come Knockin'" yang disebut olehnya sebagai the bedroom theme. Maxwell took advantage this part of the concert to turn on his so-called charms and flirt with the ladies. Yang cukup menggelikan ditengah sesi ini, Maxwell menantang jika ada penonton wanita yang berani melemparkan panties-nya keatas panggung maka ia akan mencium panty tersebut. Ironisnya, yang dilempar keatas panggung justru sepasang boxer shorts laki-laki!! "You know what? I'm gonna smell it anyway..."

Puncak excitement dari penonton terjadi saat lagu-lagu dari "MAXWELL'S URBAN HANG SUITE" (album perdananya) dibawakan. Suasana party sangat terasa di tengah "Sumthin' Sumthin'" dan "Ascension (Don't Ever Wonder)" yang didukung oleh lighting untuk mengakomodir mirror ball yang berada ditengah-tengah venue. Looking at my surroundings, the whole audience danced to the groove of Maxwell's tunes as if we were in the middle of a very hype club!! Satu hal yang tentunya sangat saya perhatikan adalah aransemen lagu-lagu yang dibawakan. Sebagian besar lagu-lagu dibawakan dengan menggunakan aransemen dasar yang sama, tentunya dengan beberapa improvisasi here and there. Lagu yang memiliki improvisasi dan/atau perubahan yang signifikan pada aransemennya antaranya "Sumthin' Sumthin'" dan "...Til The Cops Come Knockin'". Selesai membawakan "Ascension", Maxwell memanggil band-nya untuk maju center stage dan memperkenalkan sendiri masing-masing personil. Ditutup dengan dirinya sendiri, "My name is Max, thank you and good night Amsterdam!!"; kesebelasnya akhirnya meninggalkan panggung. Hal ini tentunya disambut dengan teriakan "We Want More!!" dari penonton. Tidak mungkin konser telah berakhir, karena masih ada satu "lagu wajib" yang belum dibawakan.

Sesuai permintaan penonton dan seperti yang saya prediksikan, Maxwell and the band returned to the stage for an encore! Intro lagu penutup yang sangat familiar pun disambut sorakan penonton. "Whenever Wherever Whatever" dibawakan dengan aransemen akustik namun mood yang semakin memuncak. Chorus tengah pun dinyanyikan dalam versi Spanish-nya. "And if ever you wanna go around... and if you ever want me to just... kiss you in the back of the neck... wash you in the bathtub... drink you... do want me to do that?.. you're not gonna tell your boyfriend are you?" *terdengar sorakan "Nooooo..." jawaban dari penonton wanita...*

"Whenever wherever whatever..." *Maxwell and the band waves goodbye, the room lights up, and the concert officialy comes to an end...*
The concert was everything I expected and so much more!! Truly an unforgettable experience!!

 


Comments